بسم الله الرحمن الرحيم Ferhas & Azra 5 SEPTEMBER 2020
بسم الله الرحمن الرحيم Ferhas & Azra 5 SEPTEMBER 2020
بسم الله الرحمن الرحيم Ferhas & Azra 5 SEPTEMBER 2020
Rose-logo

The Big Day

05 . September . 2020

We are so excited to celebrate our special day with our family and friends virtually.

Thankyou so much for visiting our Wedding Website

combined-shape-1

Just Married

combined-shape-1-bottom
Brides-Girls-2

Bride

Azra Nadhilah

Azra was born and raised in Bandung, West Java. She studied Business at Parahyangan University Bandung. She loves to travel, spend time and cause trouble with her beloved girlfriends.

combined-shape-white-top-01

Our Story

vertical-separator

Love At First Sight

They say opposites attract, and we have Azra’s sister, Ayu, to thank for bringing together our different ends of the spectrum.

vertical-separator

First "I love you"

Hearing one’s partner say "I love you" for the first time, is Cupid’s Arrow hitting its target in a burgeoning romance.

vertical-separator

I Do

Just before the pandemic, we were having dinner at our favorite restaurant. I didn’t even have a ring yet, just a little diamond in my pocket. That shiny little stone gave me the courage to take a leap of faith and pop the question, and she said “Yes”.

rings
combined-shape-white-bottom-01
Brides-Man

Groom

Ferhas Syakrani

Ferhas was born and raised in South Jakarta and went to Parahyangan University Bandung where he studied architecture. His first job out of school landed him back in the Jakarta area and he's been working at his company for the past 4 years.

Gift Registry

We are so excited to celebrate our special day with our family and friends, virtually.
Thank you!
flower-4

Captured Moments

“There is only one happiness in this life, to love and be loved.”
combined-shape-white-top-01
Rose-logo-2

Are you attending?

Kindly respond before 30 August

R.S.V.P.

combined-shape-white-bottom-01
flower

Organization

Information & Timing

Akad-Nikah

16:30

Akad Nikah

Akad nikah adalah acara inti dari seluruh rangkaian proses pernikahan. Akad nikah dimaknai sebagai perjanjian antara wali dari mempelai perempuan dengan mempelai laki laki dengan paling sedikit dua orang saksi yang mencukupi syarat menurut syariat agama dan melalui pihak KUA/Penghulu agar sah dimata hukum. Dengan adanya akad nikah, maka hubungan antara dua insan yang sudah bersepakat untuk hidup berumah tangga diresmikan di hadapan manusia dan Tuhan.

17:30

Prosesi Adat

- Sungkeman, menyimbolkan permohonan maaf, terima kasih karena telah mengantarkan ke jenjang pernikahan, restu dan pamit untuk berumah tangga dengan laki-laki pilihannya.
- Huap Lingkung, mengartikan kasih sayang orang tua kepada anak anaknya. Setelah mendapat suapan terakhir dari orang tua, dilanjutkan dengan kedua mempelai saling menyuapi makanan. Ini mengartikan bahwa kedua sejoli yaang sudah diikat suci tali pernikahan harus saling memberi dalam ikatan harmonis.
- Tarik Bakakak Ayam, mengartikan pasangan suami istri harus dapat saling menunjang dan mendukung usaha menjemput rezeki pada tahap kehidupan berumah tangga dan masa masa selanjutnya.
- Meuleum Harupat, arti dari meuleum harupat adalah apabila salah satu pihak baik pengantin pria maupun wanita tersulut emosinya selama berumah tangga, hendaklah kedua pihak senantiasa cepat untuk memadamkan amarah dan emosi tsb, jangan dibiarkan terlalu lama membara emosinya. setelah itu mematahkan lidi yang menyimbolkan kedua mempelai harus senantiasa mengutamakan jalan musyawarah demi mencari solusi atas segala persoalan rumah tangga, mematahkan setiap kendala bersama, dan membuang problema secara bersama juga.
- Menginjak Telur, mengartikan bahwa pengantin wanita berharap dapat memberikan benih yang baik, sehingga kedua mempelai yang sudah menjaadi suami istri akan memperoleh keturunan yang baik.
- Membasuk Kaki Mempelai Pria, ini mengandung arti bahwa sang istri akan senantiasa menjaga seluruh apa yang dimiliki suami, dan tidak akan mengotorinya dengan hal-hal yang tidak patut. Ini juga bentuk ketaatan istri kepada sang suami.
- Memecahkan Kendi, sebagai pertanda bahwa kedua mempelai akan senantiasa mengahncurkan segala kerikil dan penghalang laju biduk mahligai rumah tangga bersama sama.
- Sawer, melempar beras kuning dan uang logam menyiratkan harapan agar kedua mempelai akan senantiasa sejahtera biduk rumah tangganya. Beras kuning berarti lambang kemakmuran.

Siraman
Mosque-2

18:00

Ramah Tamah Virtually

Setelah selesai prosesi akad nikah dan ritual adat sunda, kedua mempelai beserta orang tua melakukan ramah tamah dengan tamu yang datang, yaitu dengan bersalaman (namaste), berfoto bersama, kemudian mempersilakan tamu untuk mengambil makanan box dan souvenir yang telah disediakan. Kedua mempelai juga melakukan ramah tamah dengan tamu yang diundang secara virtual melalui zoom.

combined-shape-white-top-01
Untitled-5

Location

HIS LIPI Grand Ballroom
Jl. Gatot Subroto No.10 RT 06/RW 01, Kuningan Barat, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12710

Vendors

HIS Corp

Wedding Venue and Organizer

Alfa Produktion

one-stop production house

Abroad Horizons

Digital Infrastructure-Technology

ZIA Brides

Make Up Artist & Kebaya Designer

combined-shape-white-bottom-01